IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI

IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI - Hallo sahabat Muki Mukidi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI
link : IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI

Baca juga


IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI


IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI

Ketika di masjid Nabawi Madinah, ummat Islam rela mengantre dan berdesak-desakan untuk bisa berada di Raudah. Untuk solat, berdoa, mengaji, atau sekedar bisa duduk i'tikaf. Motovasi mereka tentu karena sabda nabi yg artinya: "Antara mimbarku dan rumahku (skrg sdh menjadi makam rasul) adalah taman dari beberapa taman surga".

Karena hadis tersebut, wajar jika umat Islam sangat terobsesi bisa sesering mungkin berada di area Raudoh. Ingin merasakan surga, meski hanya sebatas "taman surga" seperti digambarkan oleh rasul SAW. Hal ini tentu satu obsesi mulia berlandaskan motivasi agung.

Waba'du, jika kita terobsesi memperbanyak ibadah di Roudoh (taman surga) dunia, maka sejatinya kita harus bisa lebih terobsesi memperbanyak amalan kebajikan di "surga" dunia. Bukankah surga lebih utama dibanding taman surga?! Mungkinkah kita berada di surga padahal kita belum berada di alam akhirat?

Tentu dan sangat mungkin. Jika kita mengetahui bahwa di dunia ada "taman surga" dari keterangan rasul, maka kita juga sudah tahu kalau beliau SAW juga menerangkan ada "surga" di dunia ini. Sabda beliau: "Surga berada di bawah telapak kaki ibu".

Maka, jika kita ingin selalu memperbanyak amalan ibadah saat berada di "taman surga", semestinya kita harus lebih memperbanyak beribadah untuk "surga" kita. Kita jadikan kepentingan orang tua, khususnya ibu berada di atas kepentingan kita. Kaki ibu sangat pantas berada di atas kepala kita sebagai anak. Dan di saat kita bisa seperti itu, maka di saat itu jugalah kita sudah berada di dalam surga.

Wallahu a'lam bissawab...

Ya Rabb, anugrahi kami kemampuan menjadikan kepentingan orang tua di atas kepentingan kami para anak. Jadikanlah kami putra-putri yang pandai membalas jasa kedua orang tua kami. Ya Rabb, ampuni dos kami dan dosa kedua orang tua kami. Kasihanilah kedua orang tua kami, sebegaimana mereka mengasihani kami. Amin...

(Zulfan Syahansyah)




Demikianlah Artikel IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI

Sekianlah artikel IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel IBU MELEBIHI RAUDAH NABAWI dengan alamat link https://mukimukidi.blogspot.com/2016/12/ibu-melebihi-raudah-nabawi.html