Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris)

Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris) - Hallo sahabat Muki Mukidi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris)
link : Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris)

Baca juga


Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris)


Kesaksian istri Ranu Muda Adi Nugroho (Seorang Jurnalis Media Islam)

Hari Rabu malam (21 Desember 2016) ±pukul 12.10 WIB. Kediaman kami di Ngasinan, Grogol, Sukoharjo, tiba-tiba kedatangan tamu yang memang membuat kami berdebar hati.

Pintu gerbang didorong-dorong, dan berteriak-teriak, “Buka!!”

Suami saya (Ranu Muda Adi Nugroho) bangun dari tempat tidur dan bersegera membuka pintu. Tapi sebelum itu suami menyalakan lampu dan ketika akan mengambil kunci pintu, ada polisi yang bilang “Jangan Bergerak” atau “diam di tempat”, saya kurang dengar karena masih di kamar bersama anak-anak.

Akhirnya, saya bangun dan anak pertama saya juga ikut bangun. Anak pertama kami menyaksikan Abinya diborgol, ada banyak polisi. Yaa, Allah....

Akhirnya suami disuruh masuk ke dalam yang sebelumnya keluar, disuruh mengambil bukti-bukti yang kemarin dipakai. Putri saya, saya suruh masuk dan tidur, dia takut seperti mau menangis melihat Abinya dibegitukan.

Ada salah satu polisi yang tidak berseragam, omongannya menurut saya kasar. Salah satu polisi bertanya kepada suami, suami menjawab malah dimarahi, “ngrusak tatanan” begitu dia bilang.

Polisi yang masukrumah semua tidak berseragam hanya memakan rompi hitam dan seperti bau rokok dan badannya besar2.

Rumah dikepung dengan polisi berseragam dan mobil besar hitam entah ada berapa.
Beberapa polisi ramah karena suami mau bekerjasama, hanya polisi yang tadi yang terus memarahi suami. Surat penangkapan tidak diberikan di awal tetapi ketika semua barang bukti dibawa, baru diperlihatkan tidak diberikan “Besok kami kirim,” katanya.

Sampai suami digiring ke mobil, putri saya keluar menyaksikan mobil yang membawa Abinya pergi dan bertanya, "Umi, kemana Abi?". “Liputan”, jawab saya.

Hal ini membuat saya cemas, karena ketika dibawa polisi suami saya hanya pakai kaos lengan pendek dan celana futsal. Suami ingin ganti baju dan ke toilet tapi tidak boleh. Ya, Allah..

Tulisan ini saya buat sesuai dengan apa yang saya lihat dan saya dengar. Insya Allah.

Semoga Allah menolong umatnya yang membela agamaNya, melakukan amar ma’ruf nahi munkar demi tegaknya Islam.

Allahu Akbar!

Surakarta, 22 Desember 2016

(Materai 6000)

(Nuraini)

__
Sumber: fb

•Kesaksian istri Ranu Muda Adi Nugroho (Seorang Jurnalis Media Islam)• Hari rabu malam (21 Desember 2016) ±pukul 12.10...
Posted by Ardian Hidayat on Thursday, December 22, 2016



Demikianlah Artikel Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris)

Sekianlah artikel Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kesaksian Istri Ranu Muda Adi Nugroho (Jurnalis Media Islam yang Diciduk Polisi Bak Teroris) dengan alamat link https://mukimukidi.blogspot.com/2016/12/kesaksian-istri-ranu-muda-adi-nugroho.html