Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif

Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif - Hallo sahabat Muki Mukidi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, Artikel Berita hari ini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif
link : Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif

Baca juga


Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif


AMBON - BERITA MALUKU.
Tepat satu tahun masa kepemimpinannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menandai fase penting perjalanan pemerintahannya dengan melantik dan mengukuhkan 22 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku. 


Pelantikan yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (20/2/2026), bukan sekadar seremoni birokrasi, melainkan cermin arah kepemimpinan yang tegas, inklusif, dan berorientasi pada kinerja.


Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 494 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Momentum ini terasa strategis karena dilakukan tepat satu tahun pemerintahan berjalan, sebuah penegasan bahwa konsolidasi birokrasi dan pembenahan struktur organisasi menjadi agenda serius sejak awal, bukan ditunda oleh kepentingan jangka pendek.


Hadirnya sejumlah wajah baru dalam struktur jabatan pimpinan tinggi pratama menjadi sorotan utama. Figur-figur ini dipercaya membawa energi segar, perspektif baru, serta kapasitas profesional untuk menjawab tantangan pembangunan Maluku sebagai daerah kepulauan dengan persoalan yang kompleks dan berlapis.


Elvi Yana Tikupasang yang dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Maluku diharapkan mampu memperkuat pembangunan berbasis desa dan komunitas. Di sektor kesehatan, dr. Elna Sitourisme Anakotta dipercaya memimpin Dinas Kesehatan Maluku, dengan harapan pelayanan kesehatan publik semakin responsif, merata, dan berkeadilan.


Pada ranah tata kelola pemerintahan dan hukum, Rosa Yuliana Imoliana dilantik sebagai Kepala Biro Hukum Setda Maluku, sementara Roy Jerico Mongie Kepap mengemban amanah sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Maluku. Keduanya diposisikan sebagai penggerak penguatan kepastian hukum dan efektivitas program pembangunan. Sementara itu, di sektor ekonomi kerakyatan, Suriyanti Anwar dipercaya memimpin Dinas Koperasi dan UMKM Maluku, membawa harapan baru bagi penguatan koperasi, UMKM, dan ekonomi lokal.


Selain pengangkatan wajah baru, Gubernur juga melakukan rotasi terhadap sejumlah pejabat strategis sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja. Rotasi tersebut mencakup Faradilla Attamimi dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjabat Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Sekretaris Daerah Maluku, menggantikan Djalaludin Salampessy kini menjabat Kepala Badan Pendapatan menggantikan Ina Wati Thahir yang dirotasi menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan. 


Ada juga nama Dominggus Nicodemus Kaya dari Kepala Biro Pemerintahan Setda Maluku kini menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Maluku. 


Yahya Kotta dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menjadi Staf ahli Gubernur Maluku Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, sedangkan posisi Disperindag diisi Jais Elly, sementara posisi Jais Elly digantikan Melky Lohy sebagai Kepala Dinas Parawisata.


Untuk jabatan Lohy di Kominfo diisi Titus Renwarin, dari sebelumnya Kasat Pol PP yang kini ditepati Mohammad Malawat. Sedangkan jabatan Malawat di Dinas Perhubungan diisi Samuel Huwae. 


Jabatan lainnya Abdulrachim Maruapey, Kepala Badan Perbatasan Daerah Maluku. Raden Affandy Hassanusi, Kepala Dinas Sosial Maluku. Husen, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku.


Tiga pejabat di defenitifkan dari jabatan Plt sebelumnya, yakni Sarlota Singerin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku. Faizal Ahmad, Kepala Biro Kesejahteraan Setda Maluku. Fakratum Rabiah Samal, Sekretaris DPRD Maluku.


Menariknya, sejumlah pejabat yang dilantik diketahui sebelumnya memiliki pilihan politik berbeda pada pesta demokrasi lima tahunan lalu. Namun, hal tersebut tak menjadi penghalang. Bagi Gubernur, kapasitas, integritas, dan rekam jejak kinerja menjadi satu-satunya ukuran.


Langkah ini sekaligus memperlihatkan sosok Gubernur sebagai figur negarawan, yang mampu memisahkan urusan politik elektoral dari kepentingan tata kelola pemerintahan. Kepemimpinan yang merangkul, namun tetap tegas pada prinsip meritokrasi.


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil mekanisme kepegawaian yang menerapkan prinsip merit secara konsisten, mulai dari seleksi, evaluasi kinerja, hingga pemetaan kebutuhan organisasi. Jabatan, tegasnya, bukanlah sekadar kebanggaan, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja keras, keikhlasan, dan integritas.


Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang aktif dan solutif. Para pejabat diminta segera melakukan konsolidasi, memperkuat koordinasi internal dan eksternal, serta hadir langsung di tengah masyarakat. Ego sektoral harus ditanggalkan dan digantikan dengan kolaborasi lintas sektor—baik dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat.


Gubernur juga menegaskan bahwa kinerja para pejabat akan dievaluasi secara periodik dan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran serta penyalahgunaan kewenangan. Jabatan, menurutnya, akan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.


Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh ASN Provinsi Maluku. Ia berharap bulan suci ini menjadi momentum memperkuat integritas, etos kerja, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat.


Dengan komposisi wajah baru dan rotasi strategis ini, satu tahun pemerintahan Gubernur Maluku menegaskan pesan yang jelas: birokrasi harus bekerja secara profesional, kepemimpinan harus merangkul tanpa kehilangan ketegasan, dan Maluku dibangun di atas fondasi kompetensi, integritas, serta kepercayaan publik.




Demikianlah Artikel Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif

Sekianlah artikel Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat, Tegaskan Kepemimpinan Inklusif dengan alamat link https://mukimukidi.blogspot.com/2026/02/gubernur-maluku-lantik-22-pejabat.html