Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima

Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima - Hallo sahabat Muki Mukidi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, Artikel Berita hari ini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima
link : Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima

Baca juga


Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima


AMBON - BERITA MALUKU.
Setelah lima hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan nelayan asal Pulau Saparua, Roy Souhoka (41), dalam kondisi meninggal dunia di perairan Waihoka, Desa Hulaliu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (13/4).


Korban ditemukan sekitar pukul 09.51 WIT oleh nelayan setempat yang turut membantu proses pencarian. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan untuk segera dilakukan evakuasi.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Arafah, menjelaskan bahwa pada hari kelima operasi, tim bersama masyarakat kembali menyisir sejumlah titik sesuai peta koordinat SAR. Upaya itu membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar ±2,4 nautical mile dari lokasi kejadian awal.


Jenazah selanjutnya dievakuasi menuju Desa Haria untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


Sebelumnya, korban dilaporkan terjatuh dari longboat miliknya pada 9 April 2026 dan dinyatakan hilang setelah pencarian awal oleh nelayan setempat tidak membuahkan hasil. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Basarnas Ambon yang langsung menggelar Operasi SAR selama lima hari.


Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, Denintel Kodam XV/Pattimura, serta masyarakat setempat. Sejumlah armada turut dikerahkan seperti Rigid Buoyancy Boat (RBB) Kansar Ambon, speed boat, dan longboat milik warga.


Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin 20 knots dari arah barat daya hingga barat, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.


Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama operasi berlangsung.




Demikianlah Artikel Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima

Sekianlah artikel Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pencarian Berakhir Duka, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Hari Kelima dengan alamat link https://mukimukidi.blogspot.com/2026/04/pencarian-berakhir-duka-nelayan-saparua.html