Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian

Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian - Hallo sahabat Muki Mukidi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian
link : Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian

Baca juga


Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian


AMBON - BERITA MALUKU.
Operasi pencarian nelayan asal Desa Nametek, Kabupaten Buru, Maluku, berakhir dengan kabar duka. Abdul Rachman, 53 tahun, ditemukan meninggal dunia di sekitar Perairan Desa Wamlana pada Jumat, 28 Agustus 2026.


Abdul ditemukan nelayan setempat sekitar pukul 09.00 WIT, atau pada hari ketiga operasi pencarian. Lokasi penemuan berjarak sekitar 56,04 mil laut ke arah barat dari titik kejadian.


Koordinator Pos SAR Namlea, Mesak Sainyakit, mengatakan tim SAR gabungan sejak pagi menyisir sejumlah titik koordinat menggunakan speedboat Dinas Kesehatan Namlea dan longboat milik masyarakat.


“Sekitar pukul 12.22 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan setempat di sekitar Perairan Desa Wamlana dalam keadaan meninggal dunia,” kata Mesak dalam siaran pers Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Jumat, 28 Agustus 2026.


Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju Desa Nametek untuk diserahkan kepada keluarga.


Abdul sebelumnya dilaporkan berangkat melaut menuju Perairan Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Senin, 24 Agustus 2026 sekitar pukul 17.05 WIT.


Keluarga mulai mencurigai keberadaan Abdul setelah korban tidak kunjung kembali hingga malam 25 Agustus. Laporan kondisi membahayakan jiwa manusia itu kemudian diteruskan kepada Pos SAR Namlea untuk dilakukan pencarian.


Pencarian pada hari pertama dan kedua belum membuahkan hasil. Korban baru ditemukan pada hari ketiga operasi dalam kondisi meninggal dunia.


Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Namlea, TNI AL, Polair Polda Maluku, keluarga korban, Dinas Kesehatan Namlea, serta masyarakat setempat.


Dalam pencarian tersebut, tim menggunakan speedboat Dinas Kesehatan Namlea dan longboat masyarakat. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan angin dari timur laut hingga utara berkecepatan sekitar 28 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.


Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.




Demikianlah Artikel Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian

Sekianlah artikel Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Nelayan Buru Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal pada Hari Ketiga Pencarian dengan alamat link https://mukimukidi.blogspot.com/2026/08/nelayan-buru-hilang-saat-melaut.html